Kisah Pura Pantai Batu Bolong Canggu

Sumber: indonesiawow.com

Pasca menurunnya jumlah wisatawan karena letusan Gunung Agung di Bali pada akhir 2017 lalu, Bali kini mulai berbenah kembali. Sekarang semuanya sudah kembali aman seperti dulu, saat Bali begitu digilai turis lokal apalagi wisatawan mancanegara. Tepat saat ini, jika Anda berkunjung ke Bali, karena banyak paket menarik yang disiapkan untuk menyambut kembali wisatawan pasca bencana alam itu.

Tapi sebelum berangkat, anda sebaiknya melakukan reservasi hotel Bali terlebih dahulu, agar tempat tinggal sementara Anda saat di Bali lebih pasti, sebelum plesiran ke berbagai destinasi wisata yang sudah mendunia di hampir semua sudut Pulau Dewata. Pastikan tarif hotel di tempat Anda menginap terlebih dahulu, agar memudahkan saat membuat rencana biaya liburan kali ini.

Ke Bali tanpa main di pantai jelas tidak afdol bukan? Tapi jika Anda ingin mencoba destinasi lain diluar banyak nama pantai yang sudah sangat popular di Bali, tempat yang satu ini akan memberimu sensasi yang berbeda.

Kami ingin mengajak Anda ke kawasan Canggu, yang adalah bagian dari Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Pantai ini berjarak 7 kilometer dari Kota Denpasar. Hanya butuh waktu sekitar 25 menit dari Denpasar, Anda sudah sampai di Pantai Batu Bolong. Jadi, setelah reservasi hotel Bali, silahkan pesan mobil rental jika ingin lebih istimewa liburan Anda di pantai ini.

Untuk menuju Pantai Batu Bolong, rutenya cukup mudah. Anda bisa langsung ke daerah Canggu di belahan utara Kuta. Jalanannya cukup lebar dan mulus. Anda akan sangat tenang saat berada dalam mobil. Anda akan menyusuri area persawahan warga yang hujau, sambil sesekali melihat beberapa vila yang berderet sepanjang jalan. Hanya sekitar 2,5 kilometer dari Canggu, pantai cantik ini sudah ada didepan mata Anda.

Pantai Batu Bolong Canggu. Pantai ini sangat mirip dengan Tanah Lot. Suasana, pemandangan dan bentangan alamnya benar-benar mirip. Dari batu karang besar dengan pura di atasnya, juga deburan ombaknya, membuat Pantai Batu Bolong Canggu semakin hari makin dilirik banyak pelancong.

Waktu yang tepat untuk Anda mengunjungi pantai ini adalah pada sore hari. Matahari terbenam yang ditampilakan Pantai Batu Bolong Canggu seolah dalam lukisan. Sangat menakjubkan. Batu karang berlubang ala Tanah Lot juga akan menyumbangkan keindahannya melengkapi lukisan itu. Maka jelas, keberadaan batu itulah yang kemudian dikukuhkan menjadi nama tempat ini. Pantai Batu Bolong.

Tapi, Batu Bolong Canggu juga menampilkan keunikan lain yang jarang Anda temukan ditempat lain. Di sana ada Tirtha Pakuluh. Sebuah mata air tawar yang menyembul dari balik batu karang di pantai ini. Air dari Tirtha Pakuluh ini dipakai sebagai air suci dalam upacara keagamaan yang sering digelar di Pantai Batu Bolong Canggu.

Jika sudah sampai dipantai ini, tak cukup jika hanya mandi atau menikmati matahari tenggelam saja. Karena, pantai ini memiliki areal yang landai, tepat untuk surfing. Ombak keras dengan deburannya yang besar seakan mengajak peselancar untuk beramai-ramai kesini. Dan, para bule sudah banyak yang tahu tentang pesona itu. Karena yang berselancar di sini rata-rata turis mancanegara.

Anda tak penasaran dengan keberadaan Pura diatas bebatuan itu? Ya, namanya Pura Batu Bolong. Pura itu dibangun tak hanya untuk mempercantik pantai ini saja, atau semata-mata dimirip-miripkan dengan Tanah Lot. Pura ini punya sejarah panjang, dengan cerita yang melegenda di belakangnya. Sehingga, warga setempat sangat menghormati tempat itu.

Dibangun oleh Danghyang Dwijendra atau Danghyang Nirartha. Beliau juga diberi nama kehormatan dengan sebutan Ida Pedanda Sakti Wawu Rauh. Dalam perjalanan spiritualnya, ia tiba di Canggu, di pesisir pantai ini. Ia beryoga karena ada sisya yang sakit. Kekuatan rohaninya yang teguh akhirnya memunculkan 7 buah sumur dalam lautan yang airnya menyembuhkan sang sisya.

4 buah sumur ada di lautan depan pura ini, dan 3 buah sumur lainnya tersebar di beberapa tempat yang berbeda. Ada yang berada di lautan Desa Prerenan yang masih menjadi wiayah Canggu yang dinamakan Tibu Memedi, ada juga di Pantai Krobokan, dan sumur yang lain ada di perbukitan Pecatu yang ada di Pura Tedung Payung yang bisa dilihat sampai sekarang.

Bangunan pura di atas karang besar yang kokoh itu dibuat sebagai tempat pemujaan Ida Batara Segara. Tempat ini dibatasi dengan tembok, agar pengunjung bisa tahu sampai dimana batasan lokasi wisata dan tempat suci. Pura ini berdiri menghadap ke laut.

Setiap hari, ada saja masyarakat lokal Hindu Bali, datang kesini melakukan pemujaan. Tempat ini juga dipakai sebagai lokasi pesucian untuk beberapa upacara adat dan keagamaan seperti Pekelem, Piodalan, Purnama Kapat, dan Melasti.

Jadi jika beruntung, selain mendapatkan eksotisme pantai ini, Anda juga akan bisa menyaksikan langsung acara keagamaan Hindu Bali yang sangat banyak itu. Segera lakukan reservasi hotel bali dan kunjungi Pantai Batu Bolong Canggu yang cantik ini. nikmati juga berbagai tawaran tarif hotel murah, yang membuat liburan Anda di Bali kali ini semakin lengkap.